Rabu, 02 September 2009

Mujahid kulihat langkahmu menggoyah.. Apakah engkau lelah? Dengan tegas engkau menggeleng Kaupun mencoba berjalan lagi... Kali ini jelas terlihat kakimu terseok Padahal perjalanan masih panjang.. Kau lihat disana.. Jalan bebatu menanti Atau terjalnya curam Melambai tuk engkau turuni.. Sebelum kau paham makna hakekat sejati sebuah perjuangan suci... Mujahid... Mulutmu seakan selalu ingin bercerita .. Tentang pedih hatimu, luka hari ini Dan bahkan mungkin suka pula tawa... Engkau ingin tempat berbagi rupanya.. Mujahid... berhentilah sejenak.. beban langkahmu engkau bisa membaginya.. Separuh penggalan jiwamu ada padanya.. Segala resahmu dia penampungnya Satu rasa dalam hatimu kuharap hanya karenaNya Mujahid .. Pertemuanmu dengannya bukanlah akhir hanya sedetik bagian penggalan catatan perjalanan Sebuah barisan langkah menujuNya Karna itu bersamanya kan ada energi Karna itu bersamanya kan lebih bisa hayati Arti sejenak berhenti itu bukan hanya tuk ini Mujahid... lekaslah bergegas... Genggam erat tangannya, padukan langkah... satukan irama.. menapak jalanNya Ingat mujahid ! Segeralah bergegas, usah terlena terlalu lama persembahanku untuk seorang saudaraku saat ini dia sedang menghitung "hari itu" tiba saat itu aku ingin mengucap "barakallahulaka wa baraka alaika wa jama'a bainakuma fii khoir amiin allahuma amiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar